Assalamu’alaykum
Warahmatullahi Wabarakatuh,.
Hallo
readers,
Selamat
datang di Qonita’s blogger. Blog ini, saya gunakan untuk berbagi ilmu yang
bersangkutan dengan mata pelajaran Matematika sebagai tugas mata kuliah Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi
Informasi Komunikasi (PMB TIK). Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan
materi pelajaran Matematika mengenai Segitiga dan Teorema Phytagoras.
Pertama-
tama mari kita bahas Segitiga terlebih dahulu.
- Pengertian Segitiga
Pernahkah anda melihat gambar-gambar
di bawah ini?
Cobalah
perhatikan gambar di samping. Apa yang anda lihat? Bentuk apakah yang di batasi
oleh garis berwarna merah?
Jawabannya
adalah Segitiga. Mengapa disebut segitiga? Karena garis tersebut
terhubung menjadi sebuah bangun datar yang memiliki tiga sudut dan tiga sisi.
Ternyata,
Segitiga memiliki jenis-jenis yang dapat
ditinjau dari berbagai aspek.
Beberapa
ilustrasi jenis-jenis segitiga, yaitu:
1. Pada gambar segitiga yang
sisi-sisinya tidak ada yang sama panjang disebut dengan bangun segitiga
sebarang.
2.
Pada gambar segitiga yang dua sisinya sama panjang disebut dengan segitiga sama
kaki.
3.
Pada gambar segitiga yang ketiga sisinya sama panjang disebut dengan segitiga sama
sisi.
4.
Pada gambar segitiga yang semua sudutnya kurang dari 90° disebut dengan segitiga
lancip.
5.
Pada gambar segitiga yang salah satu sudutnya adalah 90° disebut dengan segitiga
siku-siku.
6.
Pada ambar segitiga yang salah satu sudutnya lebih dari 90° disebut dengan segitiga
tumpul.
Jumlah
sudut segitiga,
• Jumlah besar sudut-sudut segitiga adalah 180°
• Sudut luar segitiga
Adalah sudut yang dibentuk oleh sisi segitiga dan
perpanjangan sisi lainnya dalam segitiga tersebut.
Kemudian, bagaimana menghitung keliling dan luas
pada segitiga?
Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak pembahasan di bawah ini.
Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak pembahasan di bawah ini.
Apakah kalian tahu yang dimaksud dengan keliling? Contoh
sederhana yaitu seorang atlit yang berlari meneglilingi lapangan stadion gelora
bungkarno. Selama ia mengeliling stadion maka jarak yang ia tempuh adalah
keliling dari lapangan tersebut. Karena lapangan berbentuk lingkaran, maka
jarak yang ia tempuh adalah keliling lingkaran, begitupun yang lainnya.
Selain keliling, bangun datar segitiga memiliki
luas. Luas segitiga dapat kita temukan dengan mengambil konsep luas persegi
panjang. Perhatikan gambar di bawah ini.
Setelah kita perhatikan gambar berikut, persegi
panjang di belah dan di sambungkan kembali menjadi bentuk segitiga. Ternyata,
panjang persegi panjang sama dengan tinggi segitiga dan lebar persegi panjang
sama dengan setengah dari alas segitiga tersebut. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa luas segitiga yaitu setengah dari alas di kalikan dengan tingginya.
Bagaimana? Paham atau tidak? Ternyata sangat mudah merumuskan
luas segitiga tanpa menghafal. Pegang konsep ini baik-baik ya.
Setelah membahas all about Segitiga, materi selanjutnya
yang akan dibahas yaitu Teorema Phytagoras. Sebelumnya, teman-teman sudah tahu
belum apa itu Teorema Phytagoras dan apa hubungannya dengan segitiga? Yuk
disimak pembahasan selanjutnya.
Pernahkah anda mengunjungi PP IPTEK yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah? Disana terdapat kumpulan alat peraga matematika yang unik dan menarik, dan banyak juga pengetahuan baru yang dapat kita ambil. Salah satu alat peraga yang ada disana yaitu Segitiga Phytagoras. Desain alat peraga yang dirancang yakni seperti gambar dibawah ini.
Menarik bukan? Cara kerja alat peraga
ini yaitu dengan memutarkan bagian yang berbentuk lingkaran sehingga cairan
biru mengisi ruang kotak seperti gambar di atas. Dan ternyata, cairan biru yang
dapat memenuhi dua ruang kotak (kotak sedang dan kotak kecil) tersebut dapat
pula memenuhi satu ruang kotak besar. Jika cairan biru tersebut dialirkan ke
dalam kotak besar maka kotak akan terisi penuh dengan cairan biru. Sehingga,
dari alat peraga di atas dapat disimpulkan konsep phytagoras bahwa luas kotak
besar setara dengan gabungan dari luas kotak sedang dan kecil. Dari luas kotak
tersebut dapat dikaitkan dengan sisi segitiga.
Selain itu ada beberapa informasi yang
disajikan dengan tulisan dan terpampang besar di bagian alat peraga ini.Berikut
informasinya :
Ahli maematika dan filsafat
berkebangsaan yunani pada abad ke 6 SM bersama Phytagoras telah mencetuskan
teorema bahwa dalam suatu segitiga siku-siku, panjang sisi miring kuadrat besarnya
sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya. Teorema ini dikenal
sebagai teorema phytagoras.
Dinyatakan sebagai berikut:
c2
= a2 + b2
a
: panjang sisi tegak
b:
panjang sisi datar (alas)
c:
panjang sisi miring
Teorema
phytagoras digunakan untuk menentukan panjang suatu sisi pada segitiga.
Berdasarkan info di atas apakah anda sudah bisa
menyimpulkan apa itu teorema Phytagoras dan bagaimana cara mengaplikasikannya
dalam materi segitiga? Mungkin sebagian sudah memahami. Namun, sebagian lagi
belum bisa memahami. Nah, penjelasan di atas memang belum cukup untuk dipahami
karena belum dijelaskan dengan detail.
Untuk itu, ikuti terus pembahasan lanjut di bawah ini!
Silahkan download ppt di bawah ini agar lebih jelas.








