Selasa, 21 Maret 2017

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh,.
Hallo readers,

Selamat datang di Qonita’s blogger. Blog ini, saya gunakan untuk berbagi ilmu yang bersangkutan dengan mata pelajaran Matematika sebagai tugas mata kuliah Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (PMB TIK). Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan materi pelajaran Matematika mengenai Segitiga dan Teorema Phytagoras

Pertama- tama mari kita bahas Segitiga terlebih dahulu.
  • Pengertian Segitiga

Pernahkah anda melihat gambar-gambar di bawah ini?

Cobalah perhatikan gambar di samping. Apa yang anda lihat? Bentuk apakah yang di batasi oleh garis berwarna merah? 



Jawabannya adalah Segitiga. Mengapa disebut segitiga? Karena garis tersebut terhubung menjadi sebuah bangun datar yang memiliki tiga sudut dan tiga sisi.



 Ternyata, Segitiga memiliki jenis-jenis yang dapat ditinjau dari berbagai aspek.


Beberapa ilustrasi jenis-jenis segitiga, yaitu:
1. Pada gambar segitiga yang sisi-sisinya tidak ada yang sama panjang disebut dengan bangun segitiga sebarang.
2. Pada gambar segitiga yang dua sisinya sama panjang disebut dengan segitiga sama kaki.
3. Pada gambar segitiga yang ketiga sisinya sama panjang disebut dengan segitiga sama sisi.
4. Pada gambar segitiga yang semua sudutnya kurang dari 90° disebut dengan segitiga lancip.
5. Pada gambar segitiga yang salah satu sudutnya adalah 90° disebut dengan segitiga siku-siku.
6. Pada ambar segitiga yang salah satu sudutnya lebih dari 90° disebut dengan segitiga tumpul.

Jumlah sudut segitiga,
      Jumlah besar sudut-sudut segitiga adalah 180°
      Sudut luar segitiga
   Adalah sudut yang dibentuk oleh sisi segitiga dan perpanjangan sisi lainnya dalam segitiga tersebut.

 Kemudian, bagaimana menghitung keliling dan luas pada segitiga? 
Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak pembahasan di bawah ini.

Apakah kalian tahu yang dimaksud dengan keliling? Contoh sederhana yaitu seorang atlit yang berlari meneglilingi lapangan stadion gelora bungkarno. Selama ia mengeliling stadion maka jarak yang ia tempuh adalah keliling dari lapangan tersebut. Karena lapangan berbentuk lingkaran, maka jarak yang ia tempuh adalah keliling lingkaran, begitupun yang lainnya.






Selain keliling, bangun datar segitiga memiliki luas. Luas segitiga dapat kita temukan dengan mengambil konsep luas persegi panjang. Perhatikan gambar di bawah ini.

Setelah kita perhatikan gambar berikut, persegi panjang di belah dan di sambungkan kembali menjadi bentuk segitiga. Ternyata, panjang persegi panjang sama dengan tinggi segitiga dan lebar persegi panjang sama dengan setengah dari alas segitiga tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa luas segitiga yaitu setengah dari alas di kalikan dengan tingginya.

Bagaimana? Paham atau tidak? Ternyata sangat mudah merumuskan luas segitiga tanpa menghafal. Pegang konsep ini baik-baik ya. 

Setelah membahas all about Segitiga, materi selanjutnya yang akan dibahas yaitu Teorema Phytagoras. Sebelumnya, teman-teman sudah tahu belum apa itu Teorema Phytagoras dan apa hubungannya dengan segitiga? Yuk disimak pembahasan selanjutnya.

Pernahkah anda mengunjungi PP IPTEK yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah? Disana terdapat kumpulan alat peraga matematika yang unik dan menarik, dan banyak juga pengetahuan baru yang dapat kita ambil. Salah satu alat peraga yang ada disana yaitu Segitiga Phytagoras. Desain alat peraga yang dirancang yakni seperti gambar dibawah ini.



Menarik bukan? Cara kerja alat peraga ini yaitu dengan memutarkan bagian yang berbentuk lingkaran sehingga cairan biru mengisi ruang kotak seperti gambar di atas. Dan ternyata, cairan biru yang dapat memenuhi dua ruang kotak (kotak sedang dan kotak kecil) tersebut dapat pula memenuhi satu ruang kotak besar. Jika cairan biru tersebut dialirkan ke dalam kotak besar maka kotak akan terisi penuh dengan cairan biru. Sehingga, dari alat peraga di atas dapat disimpulkan konsep phytagoras bahwa luas kotak besar setara dengan gabungan dari luas kotak sedang dan kecil. Dari luas kotak tersebut dapat dikaitkan dengan sisi segitiga. 
Selain itu ada beberapa informasi yang disajikan dengan tulisan dan terpampang besar di bagian alat peraga ini.Berikut informasinya :
Ahli maematika dan filsafat berkebangsaan yunani pada abad ke 6 SM bersama Phytagoras telah mencetuskan teorema bahwa dalam suatu segitiga siku-siku, panjang sisi miring kuadrat besarnya sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya. Teorema ini dikenal sebagai teorema phytagoras.
Dinyatakan sebagai berikut:
c2 = a2 + b2
a : panjang sisi tegak
b: panjang sisi datar (alas)
c: panjang sisi miring

Teorema phytagoras digunakan untuk menentukan panjang suatu sisi pada segitiga.

Berdasarkan info di atas apakah anda sudah bisa menyimpulkan apa itu teorema Phytagoras dan bagaimana cara mengaplikasikannya dalam materi segitiga? Mungkin sebagian sudah memahami.  Namun, sebagian lagi belum bisa memahami. Nah, penjelasan di atas memang belum cukup untuk dipahami karena belum dijelaskan dengan detail. Untuk itu, ikuti terus pembahasan lanjut di bawah ini!


Silahkan download ppt di bawah ini agar lebih jelas.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar